<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2383652383033912234</id><updated>2011-11-01T21:35:26.950-07:00</updated><title type='text'>upeeta</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://upeeta.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2383652383033912234/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://upeeta.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>upeeta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09177598291206328593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_tmqBdi0ioEc/TTk1ngjgXVI/AAAAAAAAAAM/-StvcHPwZRo/s220/pic.php.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2383652383033912234.post-763697797468203876</id><published>2011-01-21T00:25:00.000-08:00</published><updated>2011-01-21T00:25:30.760-08:00</updated><title type='text'>wanita dalam islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/islam/Qardhawi/Fatawa/TutupRambut.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;MENUTUP RAMBUT BAGI WANITA&lt;br /&gt;Dr. Yusuf Al-Qardhawi&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;PERTANYAAN&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ada sebagian orang  mengatakan  bahwa  rambut  wanita  tidak&lt;br /&gt;termasuk  aurat  dan  boleh dibuka. Apakah hal ini benar dan&lt;br /&gt;bagaimana dalilnya?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;JAWAB&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Telah menjadi suatu ijma' bagi kaum Muslimin di semua negara&lt;br /&gt;dan  di  setiap  masa  pada  semua  golongan  fuqaha, ulama,&lt;br /&gt;ahli-ahli hadis dan ahli tasawuf, bahwa  rambut  wanita  itu&lt;br /&gt;termasuk perhiasan yang wajib ditutup, tidak boleh dibuka di&lt;br /&gt;hadapan orang yang bukan muhrimnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Adapun sanad  dan  dalil  dari  ijma'  tersebut  ialah  ayat&lt;br /&gt;Al-Qur'an:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;     "Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'Hendaklah&lt;br /&gt;     mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya, &lt;br /&gt;     dan janganlah menampakkan  perhiasannya, kecuali&lt;br /&gt;     yang (biasa) tampak darinya. Dan hendaklah mereka&lt;br /&gt;     menutupkan kain kerudung ke dadanya, ..."&lt;br /&gt;    (Q.s. An-Nuur: 31).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Maka,  berdasarkan  ayat  di atas, Allah swt. telah melarang&lt;br /&gt;bagi  wanita  Mukminat  untuk  memperlihatkan  perhiasannya.&lt;br /&gt;Kecuali  yang  lahir  (biasa  tampak). Di antara para ulama,&lt;br /&gt;baik dahulu maupun sekarang, tidak ada yang mengatakan bahwa&lt;br /&gt;rambut  wanita  itu  termasuk  hal-hal  yang  lahir;  bahkan&lt;br /&gt;ulama-ulama yang  berpandangan  luas,  hal  itu  digolongkan&lt;br /&gt;perhiasan yang tidak tampak.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Dalam  tafsirnya,  Al-Qurthubi mengatakan, "Allah swt. telah&lt;br /&gt;melarang kepada kaum  wanita,  agar  dia  tidak  menampakkan&lt;br /&gt;perhiasannya   (keindahannya),  kecuali  kepada  orang-orang&lt;br /&gt;tertentu; atau perhiasan yang biasa tampak."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud berkata, "Perhiasan yang  lahir  (biasa  tampak)&lt;br /&gt;ialah   pakaian."  Ditambahkan  oleh  Ibnu  Jubair,  "Wajah"&lt;br /&gt;Ditambah pula oleh Sa'id Ibnu Jubair dan  Al-Auzai,  "Wajah,&lt;br /&gt;kedua tangan dan pakaian."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ibnu  Abbas,  Qatadah  dan Al-Masuri Ibnu Makhramah berkata,&lt;br /&gt;"Perhiasan (keindahan) yang lahir itu ialah celak, perhiasan&lt;br /&gt;dan cincin termasuk dibolehkan (mubah)."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ibnu Atiyah berkata, "Yang jelas bagi saya ialah yang sesuai&lt;br /&gt;dengan arti ayat tersebut, bahwa wanita diperintahkan  untuk&lt;br /&gt;tidak  menampakkan  dirinya dalam keadaan berhias yang indah&lt;br /&gt;dan supaya berusaha  menutupi  hal  itu.  Perkecualian  pada&lt;br /&gt;bagian-bagian  yang  kiranya berat untuk menutupinya, karena&lt;br /&gt;darurat dan sukar, misalnya wajah dan tangan."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Berkata Al-Qurthubi, "Pandangan Ibnu  Atiyah  tersebut  baik&lt;br /&gt;sekali, karena biasanya wajah dan kedua tangan itu tampak di&lt;br /&gt;waktu biasa  dan  ketika  melakukan  amal  ibadat,  misalnya&lt;br /&gt;salat, ibadat haji dan sebagainya."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Hal  yang  demikian  ini sesuai dengan apa yang diriwayatkan&lt;br /&gt;oleh Abu Daud dari Aisyah r.a. bahwa ketika Asma' binti  Abu&lt;br /&gt;Bakar  r.a.  bertemu dengan Rasulullah saw, ketika itu Asma'&lt;br /&gt;sedang  mengenakan  pakaian  tipis,  lalu  Rasulullah   saw.&lt;br /&gt;memalingkan muka seraya bersabda:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;     "Wahai Asma'! Sesungguhnya, jika seorang wanita&lt;br /&gt;     sudah sampai masa haid, maka tidak layak lagi bagi&lt;br /&gt;     dirinya menampakkannya, kecuali ini ..." (beliau&lt;br /&gt;     mengisyaratkan pada muka dan tangannya).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Dengan demikian, sabda Rasulullah saw. itu menunjukkan bahwa&lt;br /&gt;rambut  wanita   tidak   termasuk   perhiasan   yang   boleh&lt;br /&gt;ditampakkan, kecuali wajah dan tangan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Allah  swt.  telah  memerintahkan  bagi  kaum wanita Mukmin,&lt;br /&gt;dalam  ayat  di  atas,  untuk  menutup  tempat-tempat   yang&lt;br /&gt;biasanya  terbuka  di  bagian dada. Arti Al-Khimar itu ialah&lt;br /&gt;"kain  untuk  menutup  kepala,"  sebagaimana   surban   bagi&lt;br /&gt;laki-laki,   sebagaimana  keterangan  para  ulama  dan  ahli&lt;br /&gt;tafsir. Hal ini (hadis  yang  menganjurkan  menutup  kepala)&lt;br /&gt;tidak terdapat pada hadis manapun.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Al-Qurthubi  berkata,  "Sebab  turunnya  ayat tersebut ialah&lt;br /&gt;bahwa pada masa itu kaum wanita jika menutup  kepala  dengan&lt;br /&gt;akhmirah  (kerudung), maka kerudung itu ditarik ke belakang,&lt;br /&gt;sehingga dada, leher dan telinganya  tidak  tertutup.  Maka,&lt;br /&gt;Allah swt. memerintahkan untuk menutup bagian mukanya, yaitu&lt;br /&gt;dada dan lainnya."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Al-Bukhari, bahwa Aisyah r.a.  telah  berkata,&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan wanita yang berhijrah itu dirahmati Allah."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ketika turun ayat tersebut, mereka segera merobek pakaiannya&lt;br /&gt;untuk menutupi apa yang terbuka.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Ketika Aisyah r.a. didatangi oleh Hafsah, kemenakannya, anak&lt;br /&gt;dari saudaranya yang bernama Abdurrahman r.a. dengan memakai&lt;br /&gt;kerudung (khamirah) yang tipis di  bagian  lehernya,  Aisyah&lt;br /&gt;r.a.   lalu   berkata,   "Ini   amat   tipis,   tidak  dapat&lt;br /&gt;menutupinya."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------&lt;br /&gt;Fatawa Qardhawi: Permasalahan, Pemecahan dan Hikmah&lt;br /&gt;Dr. Yusuf Al-Qardhawi&lt;br /&gt;Cetakan Kedua, 1996&lt;br /&gt;Penerbit Risalah Gusti&lt;br /&gt;Jln. Ikan Mungging XIII/1&lt;br /&gt;Telp./Fax. (031) 339440&lt;br /&gt;Surabaya 60177&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2383652383033912234-763697797468203876?l=upeeta.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://upeeta.blogspot.com/feeds/763697797468203876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://upeeta.blogspot.com/2011/01/wanita-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2383652383033912234/posts/default/763697797468203876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2383652383033912234/posts/default/763697797468203876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://upeeta.blogspot.com/2011/01/wanita-dalam-islam.html' title='wanita dalam islam'/><author><name>upeeta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09177598291206328593</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_tmqBdi0ioEc/TTk1ngjgXVI/AAAAAAAAAAM/-StvcHPwZRo/s220/pic.php.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
